Selamat Ulang Tahun, Hatta


Bung, di akhirat sana kau mungkin sedang membaca. Buku seperti candu bagimu. Seperti Bob Marley mengganja. Dan Tuhan memberikan rak-rak buku lebih dari yang kau punya. Lebih banyak dari isi koleksi Perpustakaan Hatta, yang sekarang mungkin sudah disikat oleh Perpustakaan UGM. Aku yakin, Tuhan sayang padamu disana. Dia tentu berikan apa yang kau mau. Kau mungkin hanya bersama Istrimu tercinta, Rachmi, tidak dengan bidadari-bidadari yang dijanjikan..

.

Dosa terbesar Bung Hatta adalah pada ratusan bekas pejuang. Dimana kebijakan Bung Hatta telah membuat ratusan bekas pejuang harus angkat kaki dari Angkatan Perang. Keuangan Negara yang tidak memadai harus membuat sebagian bekas pejuang angkat kaki.

Jika ditanya apa dosa Bung Hatta? Saya tidak temukan cacat yang parah pada sosok Bung Hatta. Dari yang saya baca selama belasan tahun, Hatta adalah orang yang disiplin. Mencukur rambut di tempat, tanggal dan juga jam yang sama setiap bulannya. Jenis yang sudah pasti saya hindari karena saya sok Hippie. Hatta selalu klimis, seperti pria pujaan wanita di zamannya.

.

Bung Hatta, bagi kami kau adalah jomblo sejati. Betapa tidak, Bung menjomblo seperti sumpah Palapa Gajah Mada. Kalau Gajah Mada tidak akan makan buah palapa jika belum kuasai Nusantara, maka Bung tidak akan kawin sebelum Indonesia Merdeka. Padahal sebelum merdeka, Bung Karno sudah tiga kali kawin.

.

Jika Sukarno akrab dengan wanita-wanitanya, kau lebih akrab dengan buku-bukumu Bung. Ke Digul, buku-buku itu kau bawa. Ke Banda Neira juga kau bawa. Tidak seperti kawanmu yang bernama Syahrir itu. Di Banda, dia lebih asyik dengan anak-anak angkatnya daripada buku-buku yang kau punya. Semoga kau tidak bertemu Chairil Anwar yang doyan curi buku tebal. Jika tidak, bukumu akan disantapnya untuk penuhi kepalanya yang lapar bacaan.

Karna bukunya yang banyak itu pula, Des Alwi harus jadi kuli, untuk bawa bukumu dari Banda ke Jawa. Untung saja anak angkat Syahrir itu pintar. Dengan diplomasinya yang sukses dengan kapten tentara Jepang dia bisa bawa itu buku. Kapten Jepang itu kira, Hatta adalah orang penting bangsa Jepang. Padahal Bung kan orang Padang. Buku memang hebat Bung, sedih jika berpisah darinya.

.

Bung, Iwan Fals pernah buat lagu untukmu. Dia bernyanyi seperti Bob Dylan untukmu. Apa yang dia nyanyikan gambarkan dirimu sebagai sosok sederhana dan berjasa. Aku setuju dengan Iwan Fals yang sekarang lebih suka nyanyikan lagu cinta. Biarlah, tapi lagu dia yang dia nyanyikan untukmu itu. Bung Hatta judulnya.

.

Bung, kau adalah sosok yang sulit kutiru. Mulai dari cara berpikir, bertindak, apalagi berpakaian rapi. Itu mimpi buruk bagiku. Menirumu, aku akan menjadi orang yang lebih kaku dari sekarang. Aku lebih edan, tapi kalah hebat dari kawan Padangmu yang kelahiran Medan itu, Syahrir.  Darimu, aku hanya belajar tentang kesederhanaan.

Bangga kami pernah mengenalmu..

http://id.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta

.

Selamat, BUNG!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: