Nasib Orang Indonesia di Seutas KTP


Tumbenlah saya yang sedang mau menulis tentang agama. Biar asik. Biar keliatan pinternya.. Biarlah otak saya bekerja sedikit.

 

Pancasila, Sila ke satu: Ketuhanan yang maha esa.

Tulisan ini didasarkan dari berita beberapa tahun yang lalu tentang Orang Sunda yang minta agamanya, Sunda Wiwitan, berharap diakui pemerintah..

Bagi saya yang orang Sumatera, info ini baru saya dengar waktu saya main ke suku Baduy. 2009 yang lalu kalau tidak salah. Di Mentawai juga ada.

Lalu saya main ke Lombok 2009 juga, di sana ada agama yang saya baru tahu juga, Marapu namanya. Kemudian saya teringat dengan berita Ahmadiyah yang banyak di bully dimana mana.. kasian.

Yang banyak orang tidak tahu, permasalahan keyakinan di KTP ini berdampak terlalu besar bagi para korbannya.. Agak miris mengetahui kalau negara kita punya toleransi beragama. Ibarat kita yang seolah tidak punya pilihan lain ketika memilih agama yang sebenarnya didapat dari pilihan orang tua.. Agama genetik kalo saya bilang.

.

Beralih ke pemerintahan Indonesia Raya. Disini, negara kita cuma mengakui 6 biji agama untuk boleh di tuliskan di KTP.. Saya mulai penasaran dan mulai mencari tahu konsep ke-5 Agama lainnya selain yang saya anut..

.

Ada hal yang membingungkan dengan konsep sila pertama: Ketuhanan yang maha esa.

Yang saya tahu, agama Hindu mempunyai banyak dewa-dewi untuk disembah.. Agama kristen mempunyai konsep Trinitas yang menganggap 3 wujud Tuhan dalam satu kekuatan Tuhan. Sedangkan Buddha dan Kong Hu Chu, Mereka tidak punya Tuhan. Hampir sama dengan Agama tradisional lain yang mengajarkan filosofi hidup. Bedanya, Buddha dan Kong Hu Chu Memiliki Pioneer dalam penyebaran agamanya: Gautama dan Konfisius. Lebih jelasnya, Buddha bukanlah Tuhan, itu hanyalah sebatas title bagi manusia-manusia yang telah sampai pada kesempurnaan jiwanya.

.

Setelah saya pelajari lebih lanjut, Konsep “Ketuhanan yang maha Esa” itu banyak disalah artikan. Kalimat tadi bukan berarti percaya dengan 1 Tuhan. Kalimat tadi menerangkan bahwa setiap orang harus punya 1 buah konsep ketuhanan. Alias , harus punya sebuah agama / kepercayaan.
Tulisannya “Ketuhanan” bukan “Tuhan” dan bukan pula “Keagamaan”. Indonesia menyadari bahwa setiap orang punya konsep Ketuhanan masing masing dan Indonesia menginginkan masyarakatnya percaya dengan sebuah keyakinan. Itulah mengapa Hindu bisa diterima, namun inilah juga mengapa Atheisme tidak diterima di Indonesia.

.

Mungkin alasan pemerintah tidak memasukkan keyakinan tradisional (dalam kasus Indonesia ini, jika tiap tiap suku punya kepercayaan yang berbeda, maka akan ada ratusan agama yang berbeda yang harus ditulis di KTP), adalah karena mereka belum mempunyai konsep keyakinan yang kita sebut AGAMA. Ibarat ikut pemilu, mereka tidak punya parpol, jadi lewat jalur independent.. Atau jangan-jangan pemerintah takut kebanyakan hari raya libur agama? Entahlah, saya bukan pemerintah..

.

Jadi, kenyataannya, dari yang saya dengar, bagi mereka yang keyakinannya (hak azazi) tidak bisa dicantumkan di dalam KTP, wajib memilih salah satu dari 6 agama yang diakui negara. Jika tidak, mereka tidak bisa mendapat KTP, KK, STNK, IMB, KB, SKCK, KKKKKKK lainnya, pokoknya yang berwujud kartu dan digunakan pemerintah untuk memperlama proses sebuah urusan. Bahkan bisa tidak sekolah, tidak dapat kerja, tidak disensus, dan bahkan tidak dianggap..

.

.

.

Sedikit Out Of Topic,.. Pernah mendengar Agnotisisme? Teman dekatnya Atheisme? Mereka juga tersingkir dari kandidat pengisi KTP..

Yang saya tahu, -a dalam bahasa Yunani itu artinya -tidak. Atheis berarti tidak percaya Tuhan. Theis berarti percaya Tuhan. Gampangnya seperti itu..

.

Lebih jauh lagi, Atheis adalah kumpulan orang yang tidak mempercayai bahwa Tuhan, yang klenik, ataupun hal-hal yang bersifat supranatural itu ada. Mereka adalah penganut teori kausalitas tulen. Semua yang terjadi pasti ada sebabnya. Lucunya, Kalau sebabnya tidak diketahui (misal: terjadi kebetulan / fenomena gaib atau mukjizat) mereka akan mendebat dengan alasan: Akan ada jamannya dimana manusia akan mengerti sebabnya nanti, suatu hari kelak, dengan ilmiah.. Untungnya, Sains peradaban manusia banyak berkembang berkat orang-orang seperti ini. Mereka akan terus berusaha keras hingga sebuah kejadian bisa dijelaskan secarah ilmiah. Data dan fakta..

.

Adiknya, Theis, menganggap bahwa Tuhan itu ada. Bedanya dengan para penganut agama, orang-orang Theis tidak mempercayai konsep sebuah agama. Banyak sekali Orang-orang Theis yang lebih fokus menghina agama lain. Mereka percaya Tuhan bisa mendengar setiap manusia asal manusia berbuat kebaikan. Entah apa bentuk Tuhan dipikiran mereka…

.

Agnotinisme, musuh bebuyutan dari Theis. Agnostik lebih mengarah ke keberadaan Tuhan. Mereka yakin jika Keberadaan Tuhan tidak akan bisa diketahui. Agnostik itu menunjukkan bahwa tidak mungkin seorang manusia itu bisa mempunyai pengetahuan mengenai ada/tidaknya Tuhan. . Agnostik berisi orang-orang skeptis yang menginginkan bukti lebih atas keberadaan Tuhan. Biasanya mereka adalah orang-orang yang sudah bosan dengan perihal keagamaan dan ketuhanaan.

.

Dan Gnotinisme, merekalah orang-orang yang bingung. Gnostik sebenarnya mengacu ke salah satu aliran Kristen jaman dulu (bahkan sebelum adanya kristen) yang menyatakan bahwa manusia bisa ‘mencapai’ Tuhan kalo mereka punya ‘pengetahuan/gnosis’ yang diperoleh dari banyak cara, tetapi pada dasarnya mereka tidak mempedulikan Tuhan itu ada atau tidak karena yang mereka cari adalah kebenaran sejati. Banyak yang bilang kalau mereka mencampur banyak ajaran agama (atau mungkin banyak ajaran agama yang bersumber dari mereka?). Sedikit mirip Atheis, tapi mereka yakin akan adanya Tuhan.

.

Dan yang lebih membingungkan lagi, ke empat konsep kepercayaan ini dapat di kombinasikan laggi… haadeeh..

(1) ATHEIS AGNOSTIK tidak percaya pada tuhan dan berpendapat bahwa ada-tidaknya tuhan, tidak mungkin diketahui siapapun.
(2) THEIS GNOSTIK percaya pada tuhan dan berpendapat bahwa ada-tidaknya tuhan, bisa diketahui. Biasa disebut THEIS saja.
(3) ATHEIS GNOSTIK tidak percaya tuhan dan berpendapat bahwa tidak adanya tuhan, bisa diketahui. Sedikit org yang posisi ini.
(4) THEIS AGNOSTIK percaya pada tuhan tapi berpendapat bahwa ada-tidaknya tuhan, belum/tidak bisa diketahui.

.

Bingung bingunglah tuh..

.

Bingung

Bingung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: