Hujan mu Bukan Hujan ku


Entah kenapa saya menulis judul yang seperti FTV ini. Bikin rindu masa muda saja.. Tapi, mungkin saya memang merindukan masa lalu. Saya sendiri sering tersindir dengan tulisan saya. Kelihatan sekali kalau saya ini sering membanding-bandingkan yang satu dengan yang dua. Apalagi perbandingan tentang jaman.

Saya sering sekali mendengar orang-orang yang membandingkan jaman. Biasanya kalimat ini dibuka dengan “waktu jaman aku dulu,.. blablabla”. Kita sadar, ada rasa kompetisi dalam kalimat tersebut. Selalu tentang menang-kalah, baik-buruk. Kita selalu membela jaman yang kita lalui meskipun terkadang kita sering menyesal terlahir di waktu yang kurang tepat.

Saya juga pernah membangga-banggakan jaman yang pernah saya lewatkan, lalu biasanya akan saya poles dengan sedikit tehnik hiperbola dan membuang beberapa yang buruk untuk kemudian saya bungkus menjadi sebuah jaman sempurna dimana yang mendengarkan akan menyesali mereka tidak terlahir duluan. Kitalah orang-orang yang ingin selalu tampak hebat. Ingin menang dan mengharamkan kalah. Kita manusia yang dibentuk oleh pusaran waktu yang pada akhirnya bingung sendiri menemukan kenyataan yang harus dihadapi. Kita masih merasa masa lalu selalu menjadi milik kita. Tertanam penuh di bagian terdalam otak.

Yang saya curigai, bukan masalah kompetisi menang-kalah, baik-buruk, ataupun terlihat hebat-bodoh. Mungkinkah kita ingin menutupi rasa malu? Sebuah kenyataan yang berdampak pada sebuah harga diri? Mungkin kita memang telah melewati jaman yang berbeda. Melewati kondisi dan keadaan yang tidak sama. Tapi apa yang kita bicarakan adalah hari ini. Jaman sekarang. Waktu yang sama. Masihkah mau berpaling? Menyangkal kebodohan dan rasa malu? Meskipun yang lalu kita adalah beda, tapi yang sekarang kita adalah sama. Masa lalu biarlah menjadi air. Mengalir, di belakang, dengan arusnya sendiri, dan perlahan terlupakan.

Tapi saya adalah orang yang keras kepala. Saya mencoba berbeda. Menjadi minoritas. Dan saya akan tetap berjalan dengan kesombongan jaman saya..

Padang, 5 November 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: