Rendezvous


Setahun sudah semenjak pertemuan terakhir kita.

Kau masih belum berubah, masih tak ada.

Setahun juga kita tak saling tatap, tak bersentuh, tak berbicara, tak bersuara.

Ada rindu pada pasar-pasar pagi yang dilalui berdua, ketika kita masih di bawah langit yang sama.

Ada tawa pada warung-warung yang kita jaga, ketika kasih berbalas hanya lewat mata.

Pada pagi yang kau bangunkan, pada sore yang kau jahit, pada malam saat merindu-Nya.

Balutan kenangan terlepas perlahan, selalu membuka cerita yang sama.

Cerita yang tak pernah habis untuk terus diulang, berharap kembali adalah satu-satunya cara.

Kemudian tawa, tangis, sendu, marah, cemas, dan ke 32 rasa lainnya

Bersatu membentuk memori lama yang berputar tak habis hingga bersatunya kita.

Masa lalu yang agung tak pernah lelah menutup pintunya.

Seakan setuju akan lepasnya bendungan rindu pada kenangan lama.

Dunia sudah berhenti saat kau hilang lenyap bersama duka.

Perih yang robek hanya menyisakan jarum tanpa benang untuk dijahit pada akhirnya.

Tak pernah terpikir untuk lupa,

Tak pernah bisa bertanya mengapa,

Tak bisa berhenti untuk berharap kembali ke semula,

Ketika bintang tak lagi sampai ke mata,

Langit masih biru, dan tempat berpijak kita masih tanah yang sama.

Reruntuhan itu masih kehilangan pondasinya.

Terbengkalai lelah diterpa sengatan matahari dan deras hujan sekian lama.

Masih menunggu keputusan Sang Pencipta.

 

 

– Padang, 2 Mei 2014 –

Tidurlah yang nyenyak, hingga aku yakin bisa membawakan mu senyum.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: