Peyek, Garing.


Sayanya hari ini lagi ngopi. Lagi duduk manis manja grup karena bingung mau ngapain. Rokok udah siap 5 batang. Musik udah disetel yang riang-riang semacam The Ting-tings, Queen, Endank Soekamti, Tipe-X, sama The Panas Dalam. Persiapan menikmati malam pun sudah matang. Lantas bingung mau ngapain. Mau nonton film, tapi tisu lagi abis (tisu digunakan sebagai pembersih layar monitor, biar layarnya lebih cerah, jangan mikir yang aneh-aneh..), mau ngegame tapi mousenya sengklek, mau baca buku tapi takut ketiduran dan bikin persiapan saya mubhadzir, akhirnya saya buka situs meme. Biar bisa ngurangi beban mental si dompet yang kalah saingan sama tipisnya smartphone galaxy terbaru..

Situs meme tersering yang suka saya kunjungi biasanya 9gag. Selain lucu, humornya juga uptodate. Meskipun kadang dipostkan berulang-ulang, namun kadar humornya tetap baik dan segar. Mulai dari quote-quote orang terkenal yang diplesetkan, lelucon film-film lama maupun yang akan segera dirilis, hingga gambar-gambar yang tidak jelas artinya. Meskipun meme nya sendiri sudah lucu, saya malah lebih tertarik membaca komentar-komentarnya yang memang lebih ‘jleb’.

.

yes

.

Bahkan, ada yang lebih lucu daripada komentarnya. Itulah komentar yang dikomentari. Membaca sebuah perdebatan konyol tentang hal-hal sepele adalah humor yang kadang membuat saya terpingkal. Dan bagi mereka yang menanggapi terlalu serius, biasanya hanya akan terkena dua dampak: dicuekin atau dibully.

Seperti yang barusan saya baca, situs ini membuat thread “20 things men do that women don’t know about” (20 hal yang tidak diketahui wanita tentang yang dilakukan laki-laki). Sebenarnya itu cuma judul sebuah konten yang harus diklik dulu jika ingin membaca isi situsnya. Entah karena memang malas atau kurang bahan, cukuplah dari judulnya saja post ini ramai dikomentari dengan perdebatan ala-ala debat kusir..

Satu orang mahluk memulai perang dengan memberi komentar begini: “This is classified information, MEN we have a traitor amongst us.” (Ini adalah info rahasia, Teman-teman, ada penghianat diantara kita.). Dan dimulailah perang lelucon tidak penting ini. Komentar yang dikomentari…

– Temukan orang tersebut dan penggal segera. (Ini yang komentar namanya kearab-araban)

– (Terus, komentar diatas dibales): Tidak begitu aturan yang kami gunakan di Barat, bro. (Ini orang kayaknya nyindir orang timur tengah yang masih bar-bar)

– Itu pasti Batman. Selalu Batman! (haha!)

– Plot twist: Transgender adalah Double Agent!

– Gunakan Lightsaber. Bersih dan cepat.

– Aturan 6969, seharusnya orang itu tidak melanggar bro code kita.

– Sial, Rahasia penting kita… Terungkap.

– Keadilan akan datang! Keadilan Pasti Datang!

– Aku sudah membuat poster buronan. Tugas kalian tinggal cari foto orangnya. Sekarang Juga.

– Santai, cuma 20. Kita masih punya 100 rahasia lagi.

– Woles, bro. Wanita punya 20.000 rahasia. Mereka bahkan tidak mengerti dirinya sendiri.

– Bencong adalah Mata-mata kita. Selamatkan mereka selagi sempat.

– Larilah.. Rahasia kita sudah ketahuan. Larilah bersama Mayweather..

Untunglah saya cukup update sama perkembangan film dan acara-acara luar, jadi tidak terlalu sulit untuk mengerti joke-joke luar negeri, terutama yang berhubungan dengan budaya. Ditambah lagi humor-humornya yang saya rasa cukup cerdas dalam berkomentar. Kadang yang tidak mengertipun sering memberi komentar yang bikin rusuh.

Jangan bandingkan dengan situs meme dalam negeri. Meskipun beberapa gambarnya cukup lucu, namun komentar-komentar yang ditulis bernada sangat Childish, garing dan kurang wawasan. Kadang dihubungkan sama agama, kadang presiden, dikit-dikit di begoin, dikatain tolol, ngeluarin ayat, kadang cuma nyumbang smiley. Memang sih kebanyakan pengunjung situsnya anak sekolah, tapi kan jadi kelihatan jelas perbedaan kapasitas otaknya.

Karakter dan kecerdasan seseorang bisa dinilai dari humornya lho. Tengok saja Rowan Atkinson, Warkop DKI, Sudjiwo Tedjo, Prie GS, Pidi Baiq, Cak lontong, Nietzche, bahkan Stephen Hawking. Yah, walaupun tidak semua orang cerdas pandai merangkai humor. Namun, disatu sisi humor bisa menunjukkan kedalaman pemikiran seseorang dalam menelaah hasil observasi inderanya. Juga bagaimana seseorang bisa memanfaatkan daya kritisnya lewat sesuatu yang terselubung berbentuk lawakan.

Memang negara kita tidak seliberal amrik yang santai saja membuat lawakan tentang Yesus ataupun pejabatnya. Tapi lumayan sensitif terhadap isu rasial. Negara kita yang terlalu beragam ini malah membuat terbatasnya ruang gerak bagi humor dan seni. Belum lagi munculnya sosok UU ITE yang sering ditafsirkan seenak jidat. Bukankah keterbatasan itu menumbuhkan kreatifitas ya? eh, salah ya? ya maap.

Semoga saja humor kita dan penikmatnya bisa setara cerdasnya. Biar tidak diremehin terus sama Australia dan Amerika yang koar-koar masalah HAM diatas tanah jajahannya sendiri, semacam lawakan bodoh. Saya sebagai penikmat cuma bisa berharap. Jangan sampai untuk masalah ketawa saja kita diketawain.. miris.

.

Mungkinkah selama ini??

Mungkinkah selama ini??

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: