Masa Kontemporer


kami tersisih bukan kalah.
kami disingkirkankan.
padahal kami mayoritas.

kami orang miskin.
kami ditelantarkan
tapi kami di negara demokrasi.

kami digunakan 5 tahun sekali
kami dibarter
kami diinjak
kami dilupakan
meskipun kami ada

kami bertahan
kami diam
kami pasrah

sayangnya,
kami yang mengisi negeri
kami yang berteriak di dada
kami yang menjadikan amarah sebagai bahasa hati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: