Analogi Itu.. Ilmu Tentang Anal?


Hiduplah di suatu desa seorang yang miskin. Tidak miskin-miskin amat sih. Cuma, karena keseringan miskin ia pun menganggap hidupnya biasa saja.

Di suatu hari yang tiba-tiba, ia mendapat undian berhadiah uang 10 milyar dari sebuah stasiun televisi yang secara acak mengundi para penontonnya. Entah bagaimana, orang miskin inilah yang akhirnya terpilih.

Akhirnya, dengan segera si miskin ini menjadi seorang sosial climber yang mumpuni. Bermodalkan uang tersebut, ia mulai meninggalkan dunia miskinnya.

Lalu, ia berubah menjadi anti-miskin dan mulai mengumbar berita tentang kekayaannya ini. Ia pun mulai menasehatkan hal-hal yang harus dilakukan untuk menjadi seperti dirinya, menjadi si kaya.

Ia bahkan memberikan tips-tips bagaimana seharusnya menjadi seorang yang kaya dan meninggalkan dunia kemiskinan. Ia sibuk kesana-kemari mengatasnamakan kekayaannya, menjadi motivator diantara orang-orang miskin di desanya, agar bisa bagaimana menjadi seorang yang kaya seperti dirinya.

Setiap hari ia menggurui kumpulan orang-orang miskin itu agar mereka menjadikan ia sebagai standarnya. Seolah didengar, ia menjadi tambah semangat untuk mengoceh tidak hanya di desanya, tetapi juga desa sebelahnya. Lantas, ia terus mengagungkan kekakayaannya. Si kaya ini pun juga memberitahukan manfaat-manfaat menjadi kaya bila sudah mencapai levelnya.

Terus ia lakukan itu setiap hari tanpa pernah menyadari bahwa uangnya tersebut, bukanlah apa-apa dihadapan kumpulan orang kaya. Uang 10 miliar tak lebih dari uang saku anak-anak kumpulan orang kaya setiap bulannya. Ia menjadi kaya hanya diantara orang-orang yang miskin. Lebih tepatnya, ia merasa kaya.

Sedangkan orang-orang kaya yang betul-betul kaya, dari kejauhan memandang si miskin yang merasa kaya ini sambil tersenyum. Dalam hati mereka seolah berkata: “Uangmu masih belum cukup, nak..”

 

– analogi dari saya untuk ustadz/a yang keseringan di TV –

.

tahu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: