Kelas Menulis Bebas


Karena rumah yang saya tempati sekarang fakir sinyal, jadilah semua yang berhubungan dengan keduniamayaan menjadi hampir sakratul maut. Keadaan busuk ini akhirnya mempengaruhi jua intensitas menulis saya baik di blog maupun di status lainnya..

Sayalah tipe orang yang menulis ketika sedang ingin. Tapi ketika sedang ada ide, namun sinyal tak berpihak, hilang lenyaplah sudah semua tanpa kembali ke otak dengan memori 32 GB ini..

Cuih banget mengingat begitu banyak peristiwa yang bagus buat ditulis namun tak berdaya dihadapan si sinyal. Bikin malas berproduksi..

Dengan tidak adanya sinyal, jadilah saya sebentuk katak di dalam tempurung batu. Meskipun menggunakan banyak media sosial, tapi saya lebih tertarik membaca dan mencari informasi tentang keadaan aktual dunia. Mencari tau dan berkesimpulan sendiri sejauh yang otak saya bisa.

Karena bagi saya, informasi adalah harga mati di jaman yang sudah selayak shinkansen ini.. Karena walaupun saya orang kampung, wawasan saya wajib luas. Biar jaman Jahilliyah tidak berani menyentuh saya..

Makanya pada malam ini saya bela-belain nulis walau ide belum datang. Mumpung ada sinyal.. Karena eh karena, bagi saya, untuk menulis itu 80% waktunya dihabiskan untuk memikirkan ide, sisanya untuk menulis. Jadilah tulisan asal jadi macam begini.

***

Selanjutnya, karena dorongan dari beberapa pihak, saya sepertinya akan lebih mematangkan tulisan saya. Biar lebih enak dibaca, lebih berisi, dan lebih gampang dicerna. Belum diseriusin sih, biar kesannya masih ada tenaga cadangan..

Saya juga mau buat catatan perjalanan, keadaan negeri dengan data terbaru, dan pemikiran-pemikiran tentang budaya-budaya yang saya alami.

Dari segala jenis tema, Agama dan Cinta tetap saya usahakan untuk disingkirkan. Karena juga, kedua bedebah ini terlalu absurd untuk dibahas. Selain butuh ilmu yang mendalam, tema seperti ini sepertinya juga butuh riset dan alibi buat jaga-jaga. Karena negara yang cuma punya dua agama ini (agama islam dan agama lain), sepertinya terlalu rempong dan sensitif terhadap pemikiran yang progresif juga perkembangan jaman bila dibahas.

Nantilah sekiranya saya sudah menjadi Dokter Yang Mulia Ustadz Datuk Bagindo Terhormat Frans M.sc, baru saya berani membahas kedua hal ini..

Semoga adalah harapan yang tepat bagi keinginan saya diatas. Memang saya tak terlalu banyak berharap akan dibacanya tulisan saya. Namun ketika saya sudah siap dan merasa matang, akan ada saatnya saya akan menunjukkan kepada dunia seberapa hebat seorang mahasiswa sastra bakal menyentak dunia dengan hegemoni keabsurdannya. Yeahh !!

Selamat datang 2016!!

.

serius

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: