Valentinifikasi


Sebentar lagi Valentine. Lagi-lagi kita akan dihadapkan dengan kelompok yang mendukung, membiarkan dan yang mengharamkan. Konflik serupa natal, tahun baru, dan hari Ibu. Konflik-konflik yang mengisyaratkan kita masih setingkat homo sapiens.

Terkait Valentine, kita juga akan disajikan komen-komen sejenis: “kasih sayang tuh tiap hari, ga harus di valentine aja”, “Valentine kan sejarah aslinya kan serem, ada pembunuhan”, “Valentine tuh kan haram”, blablabla.. Komen yang mirip alarm tahunan, bunyinya sama dan terulang tiap tahun.

Dulu, di pesbuk saya pernah bikin status begini ketika hari AIDS nasional: “Selamat hari AIDS bagi yang menjalankan”. Saya ngasih selamat bukan karena saya bagian atau terkena AIDS, ikut meramaikan saja dan pengingat bagi yang lupa. Toh, saya tidak harus terinfeksi AIDS dulu agar bisa ngucapin selamat.

Pandangan saya terhadap Valentine sih masih sebatas acara seru-seruan bagi anak muda aja. Bagi beberapa orang yang terlalu serius menanggapi Valentine bahkan membawa sampai ke ranah iman dan akidah, saran saya sih, pergilah sesekali camping di hutan atau gunung. Udara alami sangat membantu merefresh otak dan urat-urat yang kaku. Piknik bisa di jadikan alternatif untuk menyegarkan pikiran dan menambah sedikit wawasan.

Karena hidup yang serius itu sangat tidak asik untuk dijalani. Tipikal hidup statis yang cuma mengalami satu musim, musim agama. Apa-apa agama, apa-apa agama. Padahal agama itu cuma alat, hanya kendaraannya saja. Tuhanpun tidak menyukai umat yang hanya memikirkan akhirat saja. Dunia yang penuh perbedaan ini pun haruslah dicermati dengan bijak dan tenang. Sekian dari saya. Kalo kebanyakan takut nanti jadi motivator..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: