Kepada, yang ter-ngorok..


Sebagai salah seorang pengidap insomnia berpengalaman, saya tentu saja sangat teliti perihal yang menyangkut dunia pertiduran. Jam terbang saya sudah tinggi jika berhubungan masalah beginian. Hampir semua tempat sudah pernah saya tiduri (maap bahasanya vulgar..). Masjid, gunung, pantai, hutan, goa, pohon, berbagai alat transportasi, wc, lobi hotel, halaman rumah, bahkan kantor polisi pun pernah saya tiduri.

Bukannya sombong, meskipun saya sedikit nakal, tapi tentu saja semua tempat yang saya tiduri tersebut tentu saja saya sertai dengan alasannya. Kebanyakan memang karena tubuh saya gampang lelah akibat terlalu sering bepergian. Tapi, seringnya lebih karena suasana yang tenang dan membosankan yang gampang sekali menghipnotis mata saya yang memang terkadang lemah dengan angin sepoi-sepoi..

Bukannya malas, tapi saya selalu mencintai semua kebutuhan biologis yang tercipta secara sistematis ini. Saya mencintai semua hal yang menandai bahwa saya makhluk hidup, seperti makan, tidur, bernafas, main game, buang air, nonton tipi dan ngupil. Semua hal tersebut selalu saya lakukan sepenuh hati.

Ketika tidur, satu-satunya yang saya khawatirkan adalah tubuh saya dan kasur merupakan pasangan magnet yang berbeda kutub. Gravitasinya yang memang setara black hole, membuat saya lemah untuk bergerak. Bisa dibilang, kasur adalah batu kryptone bagi saya..

Kemudian, telinga sayapun dilengkapi fitur otomatis yang bisa menutup sendiri ketika saya sudah tertidur. Karena itulah jam waker ataupun alarm sekelas handphone bukanlah lawan tanding yang pantas untuk telinga saya. Beda level. Minimal, butuh perang nuklir untuk membangunkan saya..

Dan yang paling saya kutuk dalam mencapai proses suci untuk tidur ini adalah terdengarnya suara ngorok. Untuk yang satu ini saya sudah sangat berpengalaman, dan meskipun sudah terbiasa sejak kecil, mendengarkan orang ngorok tetap saja tidak membuat telinga saya terbiasa dan maklum hingga hari ini.

Menurut mitos, hanya ada tiga cara untuk menghindari orang ngorok. Pertama, cari tempat tidur lain. Kedua, tidur duluan sebelum si tukang ngorok beraksi. Ketiga, bungkam tersangka dengan cara terkeji yang pernah kamu pelajari di film-film horor. Itu tips dari saya, silahkan ditiru..

Cara kedua adalah alternatif primer yang sering saya lakukan. Meskipun memang jarang berhasil. Karena sememangnya, Tuhan memberikan saya kemampuan untuk selalu menjadi orang yang terakhir tidur.  Sayangnya, orang-orang jenis ini selalu saja saya temui. Di rumah, di kos, di tenda, di kampus. Seolah-olah saya sudah dikutuk untuk diuji kesabarannya melalui manusia-manusia macam begini.

Untuk kedepannya, saya mohon bagi yang ingin menjadi calon istri saya, tolong sertakan surat lamaran anda dengan verifikasi dari rumah sakit THT terdekat dengan bukti valid yang menyatakan bahwa saluran pernapasan anda tidak terganggu. Karena istri adalah pasangan seumur hidup yang akan selama-lamanya menyertai tidur saya. Jadi tidak ada salahnya sedikit berjaga-jaga..

Untuk sekarang, itu dulu syarat yang bisa saya ajukan. Tentu saja termasuk syarat anak tunggal, min.S2 kedokteran, tidak perlu cantik yang penting bersih dan terawat, punya deposito dan asuransi, hobi berkuda dan bowling, dan usahakan perempuan. Itu saja sudah, terima kasih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: