Ini Mimpi Terlanjur Kering

3 November 2014

Akhir-akhir ini, saya mulai meninggalkan buku, TV, laptop, dan bangun pagi. Saya mulai berkawan game, kopi, dan musik-musik etnic aneh..

Kemana-mana earphone pasti terpasang. Duduk sebentar ngopi. Nganggur sedikit ngegame.. Hidup mulai menawarkan sisi tidak asiknya. Kebosanan akut.

Kaki saya mulai nganggur beberapa bulan. Sumber masalahnya tidak lain si dompet keparat yang merupakan reinkarnasi otak pejabat kebanyakan, kosong melompong…

Harusnya, dengan umur yang segini ini (?), saya sudah menghasilkan karya, atau prestasi, atau senyuman manis di bibir orang tua ketika ia bergosip dengan tetangga bercerita tentang anaknya.

HP sudah waktunya diganti, celana sudah tidak ada yang tidak sobek, carriel sudah masanya diangkat lagi, catatan perjalanan sudah harus ditulis lagi, otak mestinya sudah diinstal ulang, kartu ATM wajibnya di aktifkan lagi, gitar sudah waktunya direparasi, dan rokok harus kembali ke kastanya yang semula, Djarun Super.

Kalo hal-hal diatas sudah terpenuhi, jangan terkejut kalo saya nantinya akan menjadi pribadi yang lebih menyenangkan. Kembali menjadi spesies langka Adorable Nerd. Sejenis nerd yang memakai motor metic..? Ntahlah, tunggu saja.. Kapan?

Santai saja, jangan buru-buru. Ini kang Armand Maulana mau ngajak saya duet di mp3 lagu Terbang. Okelah, sok lah ..

SEMC 3MP DSC

Apa saya harus memuji tentang pagi ini?? Ohh, tidak.. Karena dari dulu pagi itu sudah indah.. Sama seperti kamu…

Iklan

Lebaran Bikin Sopan :)

24 Agustus 2012

Baru saja saya menonton berita di TV, beritanya tentang pencopetan di sebuah tempat perbelanjaan yang terekam CCTV. Si pencopet diketahui sebagai seorang Ibu yang menggunakan jilbab dan rapi layaknya seorang muslimah.

Si Ibu terlihat ikut dalam keramaian orang orang yang sedang berbelanja memilih baju. Ia dengan santainya merogoh tas selagi berdesakan di dalam kerumunan Ibu-ibu yang sedang asik memilih-milih barang Lebaran.

.

Oke, tulisan ini tidak sedang membahas kaftan Syahrini. Hal pertama yang terpikir oleh saya ketika menonton berita ini adalah “Begitu pintarnya si Ibu (pencopet) yang menyimpulkan bahwa menggunakan pakaian muslimah akan mengubah persepsi orang disekitarnya sebagai perempuan baik-baik.”

.

Contoh diatas banyak diterapkan oleh artis-artis aduhai yang biasanya muncul di TV dengan gaya berbusana ‘kurang bahan’.

Kebanyakan dari mereka cukup pintar memilih statement seperti: “untuk menghormati bulan Ramadhan…”. Lalu H+7 mereka akan berubah lagi ke mode   cari uang.

Perubahan dadakan gaya berbusana artis-artis di TV ini telah terjadi secara rutin dan biasa. Hampir saja saya menganggap mereka itu adalah kumpulan pelawak..

.

Dan ternyata kejadian serupa terjadi juga di sekitar saya. Berpuluh SMS datang membunyikan ringtone HP saya yang lucu itu berkali-kali. Isinya tentu saja permintaan maaf lahir dan batin (dan semoga tulus).

Bagian konyolnya adalah, beberapa teman yang saya kenal sebagai bajingan, pengguna kata-kata kasar, jarang menggunakan Bahasa Indonesia, tiba tiba bisa saja menuliskan kata-kata yang tertutur rapi, santun, dipenuhi huruf Arab bahkan mengutip Al-Quran. Ciamik!

hell yeah

Maaf kalau saya agak skeptis. Toh saya tidak sedang ingin memutuskan benar atau salah. Saya cuma ingin berbagi humor tahunan saja. Dan humor ini cukup membuat saya tersenyum terbahak.

.

Padahal bulan-bulan sebelumnya ada dan banyak yang menuliskan be yourself. Sungguhpun tidak maksud saya untuk menghina, sekalipun saya skeptis. Saya senang saja memikirkan saya masih sama seperti kalian. Hanya sebatas kata-kata.


HBD Ibu Pertiwi, WYATB..

17 Agustus 2012

“Sebuah Catatan Dari Dia yang Telah Mengumpat dengan Baik dan Benar”

.

Saya sebagai salah satu anakmu ingin memberi sedikit ucapan, Selamat Ulang Tahun yang ke-67 (SEWIDA6 PI7U, kata orang Semarang). Bukan, itu bukan tulisan alay, Ibu.. Itu biar tampak keren saja..

.

Apa kabar Ibu? Masih sering menangiskah melihat anak anakmu ini? Atau bersedih? Padahal umurmu lumayan lanjut, janganlah terlalu sering menangis kalau itu bukan untuk Tuhan YME.

.

Sebenarnya kabar kami semua baik disini, jika dilihat dari kepala keluarga yang begitu subur perut dan dompetnya. Beberapa anakmu baik di sisi psikologi, beberapa baik di materi, tapi lebih banyak yang baik kesabarannya…

.

Saya dengar Ibu mulai sakit sakitan? Benarkah? Kedinginankah? Karena satu satunya baju batiknya diambil orang? Atau uang berobat sudah diambil anak anak Ibu yang sekolahnya tinggi? Atau terlalu sering mendengar suara TV yang terlalu keras karena menanyangkan tangisan anak anakmu yang lain?

Oh. Kau boleh bersedih, Ibu. Tapi jangan sampai menangis. Kalau kau menangis, kamipun merasa teramat sakit. Pedih sekali rasanya.

.

Kita memang belum pernah bertemu. Saya hanya tahu bagaimana kau lahir lewat buku buku dan cerita cerita orang tua. Hebatlah itu Soekarno yang banyak membantu kelahiranmu. Hatta juga, baru saja kemarin ia ulang tahun.. Yang saya tahu, kau lahir tidak lewat bedah sesar. Tapi lewat perjuang panjang yang lama dan banyak sekali pengorbanan.

Tidakkah kau senang melihat Rumahmu sekarang, Ibu? Sekarang Rumah kita sudah sangat maju. Banyak Mall, bioskop, gedung gedung tinggi, banyak pesta pora disana sini, pasar pasar modern, dan sekolah sekolah taraf internasional.

.

Jangan tanyakan prestasi, Ibu. Saya pun malu menuliskannya. Anak anakmu yang pintar-pintar pun kebanyakan kabur dari rumah. Sama seperti yang dilakukan Pak Habibie dulu. Tidak betah, rumah kita sempit, katanya.

Belum lagi banyak yang ribut disana sini karena beda agama, beda warna kulit, beda makanan, lalu mereka saling benci dan bentak. Sampai sampai tidak sadar kalau ada pencuri masuk ke rumah. Pencurinya ketahuan pun mereka tidak bisa berbuat apa apa, hanya kembali bertengkar tentang tempe.

.

Maaf, Ibu. Saya hanya mengabarkan berita berita buruk saja. Saya pun tak tahan di rumah yang seperti ini. Saya pun ingin rasanya mengencingi orang tua-orang tua yang selalu ribut itu. Tapi Tuhan melarang, apa daya saya. Padahal kalau boleh mengencingi mereka pun, pasti saya siram kok. Saya kan menjaga kebersihan.

.

Banyak sekali yang ingin saya tulis, Ibu. Tapi saya takut nanti jadi buku saking banyaknya. Padahal generasi sekarang sudah sangat jarang yang membaca buku. Banyak yang membaca pemberitahuan di Facebook atau BBM di Blackberry nya.

Oh iya, Ibu. Nanti kalau membaca tulisan ini, usahakan komennya jangan cuma “Saya ikut prihatin..”, nanti Ibu bisa saya lempar sendal..

Sendal jepit hijau yang sudah saya beri tanda “frans poenja” itu..

.

Nanti, kalau rumah kita sudah dalam keadaan baik, akan saya buat catatan untuk ibu baca. Mungkin beberapa tahun lagi, ketika cucunya cucu saya menikahi keturunan Ratu Inggris. InsyaAllah baroqah..

Ibu tidak usah menangis lagi, sayang air matanya. Soalnya lagi musim kering. Mataharinya lagi sok keren.. Sudah dulu ya.

Oke, dadah Ibu…

.

Indonesia Masih Menangis

.

NB:

buat yang kawin selamat menempuh hidup baru
buat yang ulang tahun ditunggu makan-makannya
buat yang merasa artis ditunggu kontroversinya
buat anak-anak jangan coba-coba
buat jomblo jangan sedih dunia tidak selebar layar monitor komputer

*pahlawan tanpa tanda khusus dilarang masuk*


Facebook Goblog

12 Agustus 2012

Gambar

.

Dalam dunia maya, pernah ada yang bilang kalau wanita lebih possesif dan laki-laki terlampau agresif. Dan benarlah semuanya..

.

Ada suatu masa dimana saya dengan isengnya membuat satu akun Facebook cewek dengan foto profil artis cantik kurang terkenal, dengan semua info palsu seperti: Berasal salah satu daerah hebat di Indonesia, sekolahnya di SMA terkenal di Jakarta, profesinya sebagai model yang lagi belajar di luar negeri, dan yang pasti, statusnya masih single! haha. Oh, dan tentu tidak ketinggalan foto profil yang aduhai tentunya.

Kemudian saya isi dengan foto foto yang saya dapat dari sebuah blog. Saya cuma mengisi 5-7 buah foto kala itu. Sebenarnya akun ini cuma saya pakai khusus untuk bermain game online.

.

…Kurang dari seminggu, permintaan pertemanan sudah mencapai 250 lebih, Yang 98% diantaranya berasal dari laki-laki (bego detected!), Dan seperti biasa, cowok labil kalo udah di konfirm akan nge-wall seperti ini: “makasih ea, udah di konfirm.. lam kenal”. ea ea… Mungkin yang 2% akun cewek sisanya adalah akun palsu cowok yang juga lagi cari mangsa anak ababil. Entahlah..

.

Tak kurang dari 50 pesan disampaikan.. Pesan yang penuh dengan isi kalimat ini: lam kenal, anak mana ea?“,  “anak mana nich?”, “hai, leh kenalan gak?”, “thanks 4 add..”, “palsu nih… potonya ga asli.. (lha ngapain di add, dudung! haha)”.

..

Pemberitahuannya Nau’dzhubillah, ampe 90an biji (ini agak membuat saya terguncang, disebabkan sejak pertama kali saya menggunakan Facebook, tidak pernah ada pemberitahuan yang lebih dari 20 biji. Dan rekor akun asli saya bisa dipatahkan 5 x lipat hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu. Tepok tangan sodara-sodara!)

.

Semua foto yang saya upload pun di komen semua, di like juga. Sekalinya saya bikin status: “Aduh..”. Yang komen ada 20 dengan jumlah like melebihi komennya. Saya bingung, saya ingin mengadu, apa yang mereka sukai (like) dari sebuah status “Aduh..”?. APAAA???

.

Setiap kali saya ganti PP, like nya pun nambah lagi. Dengan Chat yang masih  off pun pesannya juga ikut bertambah (anjrot, niat amat yak..). Sekalinya ngobrol di chat, kebanyakan cowok emang penuh basa basi labil. Ada juga yang sudah tidak tahan akhirnya minta nomer HP saya. Dengan perasaan bingung saya kasih aja nomer teman smp saya yang memang tuna asmara. Biarin, biar dunia agak ramai.

.

Begitulah dunia maya, kengkawan.. cowok emang banyak yang brengsek. Kecuali saya pokoknya. Bagi cewek cewek kesepian dan labil, biasanya hal hal diatas akan ditanggapi secara serius dan penuh harapan. Apalagi cewek cewek yang merasa terkenal sok artis, akan sangat bangga dengan penipuan penipuan penuh basa basi yang terjadi diatas.

Janganlah marah, dunia memang begitu. Dunia kesepian memang mimpi buruk bagi kebanyakan laki laki. Mereka cenderung mencari pelampiasan akibat sifat kekanak-kanakan pada wanita. Biarlah begitu. Salah siapa eksis di dunia maya, dunia para pemimpi..

Hap Hap…

.

Quotes:

Wanita sejati selalu setia, selalu sabar, selalu menunggu, selalu menarik, dan selalu saja udah ada yang punya..


Sejarah dan Masa Depan Itu Sebenarnya Berjalan Bersamaan.. Sama Halnya Dengan Ketololan dan Kamu..

8 Agustus 2012

Bung, saya seringkali membaca biografi orang-orang “sukses”. Dan banyak sekali pernyataan pernyataan yang setipe : “saya dulu miskin, karena usaha, kerja keras, doa dan kesabaran saya akhirnya sukses”

Ini bagus sekali, memacu semangat untuk berusaha lebih baik lagi.

Namun di sisi lain saya melihat tukang batu di palembang, dia semenjak muda menjadi tukang batu karena hanya itu yang bisa ia lakukan untuk menafkahi keluarga.. menyekolahkan anaknya, dia juga mengajarkan keluarganya untuk hidup taat beragama, anak-anaknya pun ternyata karena panggilan hatinya yang mulia, dia bersikeras berhenti sekolah untuk membantu ayahnya menjadi tukang batu, dan mungkin saja terus menerus sampai keturunan berikutnya. Mereka sudah bekerja keras, berusaha dengan penuh kesabaran, namun ternyata tidak “sukses”.

.

Kamu tidak sukses karena tidak bekerja keras, berdoa dan bersabar?

.

Itulah Fallacy of Dramatic Instance yaitu cara berpikir yang berawal dari kecenderungan orang untuk melakukan over-generalitation: Penggunaan satu-dua kasus untuk mendukung argumen yang bersifat general atau umum. Argumen ini biasanya sulit dipatahkan karena satu dua kasus ini seringkali diambil dari pengalaman pribadi seseorang dan begitu nyata.

.

Selamat pagi Bung.

Salam Super!

1×24 jam Tamu Harap Laper

Sekian


Frans Cihuy

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Blog Anak Baik

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Nguping Jakarta

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Pandji Pragiwaksono

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Bajingan Yang Bergerak Bersama Waktu

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

Kumpulan Misteri Dunia

Kumpulan Artikel Misteri dan Rahasia yang Belum Terpecahkan

Blog misteri enigma

Calon orang kaya. Tetap manis walau badai menghadang,,

%d blogger menyukai ini: